Yayasan Pendidikan Soekarno
Yayasan Pendidikan Soekarno didirikan oleh Ibu Dr. (HC) Hj. Rachmawati Soekarnoputri, S.H., putri Proklamator Kemerdekaan RI, Bung Karno, pada tanggal 27 September 1981 dengan membawa misi mencerdaskan kehidupan bangsa dalam kerangka membangun karakter dan jiwa bangsa (Nation Character Building).
Berlokasi awal di Jl. Cilancak V/10, Jakarta Selatan (rumah peninggalan Ibu Fatmawati), yayasan ini telah mendirikan sekolah-sekolah seperti SMA Nasional di Klaten, Semarang, Boyolali, TK Rachmawati, dan TK Sarinah.
Pada tahun 1983, didirikan perguruan tinggi Institut Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Bung Karno, yang kemudian menjadi Universitas Bung Karno (UBK). Izin resmi diperoleh pada tahun 1999 dan diresmikan oleh Presiden BJ Habibie di Istana Negara.
Didirikan oleh Rachmawati Soekarnoputri. Cikal bakal sekolah dan yayasan.
Mendirikan Institut / Universitas Bung Karno (UBK).
11 Juni 1999: Ijin resmi UBK terbit.
25 Juni 1999:
Diresmikan oleh Presiden BJ Habibie.
Mencerdaskan kehidupan bangsa dalam kerangka membangun karakter dan jiwa bangsa (Nation Character Building) dengan kesadaran akhlak mulia demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Yayasan ini adalah wujud nyata pengabdian untuk meneruskan cita-cita Bung Karno dalam mencerdaskan kehidupan bangsa."
“Renaissance pedagogie—mendidik untuk bangkit—itulah yang harus dikerjakan oleh kaum muda. Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa.”
Assalamu’alaikum Warrohmatullah Wabarokatuh,
Salam sejahtera,
Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkatnya kita senantiasa mendapat limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Yayasan Pendidikan Soekarno terus maju dan berkembang dalam ikut serta aktif mencerdaskan kehidupan bangsa dan upaya mewujudkan nation and character building dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mendirikan dan mengembangkan Universitas Bung Karno.
Melalui website www.yps.ubk.ac.id ini diharapkan publik bisa mengakses dan mengetahui serangkaian informasi, program-program dan aktifitas dari Yayasan Pendidikan Soekarno, dengan demikian kami juga berharap ada saran, kritik dan kontribusi pemikiran yang konstruktif agar bisa lebih meningkatkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka melaksanakan visi kami yaitu ikut serta mencerdasakan kehidupan bangsa berdasarkan Pancasila ditengah pusaran dan dinamika perubahan global yang begitu cepat. Untuk itu kita perlu mensikapi dan menghadapi secara cerdas dan bijaksana.
Renaissance pendagogie (mendidik untuk bangkit) supaya bangun kembali itulah yang harus dikerjakan oleh kaum muda, itulah yang harus mereka “sistemkan”. Demikian nasihat dari Guru Bangsa, Bung Karno dalam Surat-surat Islam dari Endeh. Oleh karena itu generasi milenial hendaknya memahami dan menyadari bahwa pendidikan adalah salah satu kunci membangun kemajuan dan peradaban suatu bangsa dan dunia kemanusiaan.
Semoga Yayasan Pendidikan Soekarno bisa lebih memberikan sumbangsih bagi kemajuan ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan Indonesia dan dunia kemanusiaan pada masa yang akan datang.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Ketua : Romy Hendra Rahtomo Soekarno, S.H.
Ketua Umum : M. Marhaendra Putra, SH., M.H.
Wakil Ketum : M. Mahardika Suprapto, S.I.Pol
Bendahara Umum : Michelle M. Hutasoit, S.Psi., M.H
Sekretaris Umum : Indiyati Subagia, SH
Dewan Pengawas : M. Jihad Rahtomo. S
* Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi dan tanyakan apapun melalui email atau telepon.